Zulhas Keluarkan Maklumat, Kader PAN Diminta Rendah Hati dan Tidak Flexing

Zulhas Keluarkan Maklumat, Kader PAN Diminta Rendah Hati dan Tidak Flexing

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, resmi mengeluarkan maklumat kepada seluruh kadernya di Indonesia. 

Instruksi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @amanatnasional dan berisi peringatan tegas agar para kader menjaga etika politik, berperilaku santun sebagai wakil rakyat, sekaligus menjauhi sikap arogan maupun gaya hidup pamer. 

“Maklumat Ketua Umum! Kepada seluruh anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional. Bertindak, berpenampilan, dan berbicaralah sesuai kepatutan,” tegas Zulhas dalam pernyataannya. 

Ia menambahkan, situasi nasional yang belum sepenuhnya kondusif menuntut semua kader untuk lebih peka dan penuh kehati-hatian. 

“Peka terhadap situasi, penuh empati, jangan flexing, jangan arogan,” ujarnya menegaskan.

Zulhas, yang kini juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan, mengingatkan bahwa setiap kader PAN harus menunjukkan jati dirinya sebagai wakil rakyat yang mengemban amanah publik.

Menurutnya, mendengarkan suara masyarakat dan merespons kritik dengan rendah hati adalah bentuk pengabdian yang wajib dijalankan. 

“Rendah hati dalam mendengar aspirasi maupun merespon kritik publik,” kata Zulhas. 

Tidak hanya itu, ia juga menekankan bahwa partai tidak akan segan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap para kader, baik dari sisi jabatan maupun fasilitas yang melekat pada posisi mereka. 

“Anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional harus siap dievaluasi status, posisi, tunjangan, dan fasilitasnya,” tandasnya.

Dalam unggahan yang sama, Zulhas meminta agar instruksi tersebut tidak sekadar dibaca, tetapi benar-benar dihayati dan dilaksanakan. 

Ia bahkan menginstruksikan agar seluruh kader menyebarkan isi maklumat itu secara luas agar pesan moral partai bisa dijalankan bersama-sama. 

“Dicerna, dipahami, diresapi, dilaksanakan sebaik-baiknya, disebarkan seluas-luasnya,” tulisnya. 

Maklumat ini hadir setelah muncul sorotan tajam dari publik terhadap perilaku dua kader PAN, yakni Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio dan Surya Utama atau Uya Kuya, yang terekam berjoget dalam Sidang Tahunan MPR RI pada 15 Agustus lalu. 

Aksi tersebut menuai kritik keras dari berbagai kalangan, hingga akhirnya keduanya menyampaikan permohonan maaf. 

Langkah Zulhas dengan menerbitkan maklumat ini dinilai sebagai upaya tegas untuk meredam kekecewaan publik sekaligus menjaga citra PAN agar tetap berpegang pada etika politik yang santun, rendah hati, dan berpihak pada rakyat.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index