Diundang TP PKK Situbondo, Tan Shot Yen Ungkap Kunci Generasi Sehat dan Cerdas

Diundang TP PKK Situbondo, Tan Shot Yen Ungkap Kunci Generasi Sehat dan Cerdas

SITUBONDO — Dokter dan pemerhati gizi nasional dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan bahwa dua tahun pertama kehidupan merupakan fase paling menentukan dalam perkembangan otak anak. Karena itu, pemberian air susu ibu (ASI), makanan pendamping ASI (MPASI) bergizi, dan imunisasi lengkap menjadi satu paket yang tidak dapat dipisahkan untuk mencegah stunting.

Pesan tersebut disampaikan Tan Shot Yen saat menjadi keynote speaker pada puncak peringatan Pekan Menyusui Sedunia bertajuk "ASI, MPASI, Imunisasi, Paket Komplit Generasi Tinggi Berprestasi" yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Situbondo di Pendopo Rakyat Situbondo, Jumat (7/8/2026).

Dalam paparannya, Tan Shot Yen mengatakan sekitar 80 persen perkembangan otak manusia telah terbentuk pada usia dua tahun. Oleh karena itu, periode tersebut menjadi masa emas yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

"Kenapa dua tahun? Karena sekitar 80 persen perkembangan otak manusia sudah terbentuk pada usia itu. Itulah sebabnya kita masih memiliki kesempatan untuk memastikan anak tumbuh optimal melalui intervensi yang tepat," kata Tan.

Ia menjelaskan, stunting bukan diukur dari berat badan anak, melainkan dari tinggi badan menurut umur yang berada di bawah minus dua standar deviasi pada kurva pertumbuhan.

"Patokannya adalah tinggi badan menurut umur, bukan berat badan," ujarnya.

Menurut Tan, dampak stunting tidak hanya terlihat pada pertumbuhan fisik, tetapi juga memengaruhi perkembangan kemampuan berpikir anak.

"Yang pasti, anak yang mengalami stunting memiliki perkembangan kecerdasan yang tidak optimal. Dampaknya dapat terlihat ketika anak memasuki usia sekolah dan mengikuti proses belajar," katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Situbondo Husna Laili atau Mbak Una mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PKK untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi sarana edukasi bagi para ibu, keluarga, kader PKK, dan tenaga kesehatan," kata Mbak Una.

Menurut dia, kehadiran Tan Shot Yen memberikan kesempatan bagi masyarakat Situbondo memperoleh pengetahuan langsung dari pakar mengenai upaya pencegahan stunting.

"Edukasi yang disampaikan langsung oleh ahlinya diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sehingga praktik pemberian ASI eksklusif, MPASI bergizi, dan imunisasi lengkap semakin baik," ujarnya.

Mbak Una menambahkan, investasi terbaik bagi Kabupaten Situbondo adalah memastikan setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh sehat sejak dalam kandungan hingga berusia dua tahun.

"Anak-anak adalah investasi masa depan Situbondo. Karena itu, mereka harus mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat melalui ASI eksklusif, MPASI bergizi, dan imunisasi lengkap," katanya.

Melalui peringatan Pekan Menyusui Sedunia tersebut, TP PKK bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ASI eksklusif, MPASI bergizi, dan imunisasi lengkap terus meningkat sehingga angka stunting dapat ditekan dan kualitas generasi penerus semakin baik.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index