Paripurna DPRD Situbondo Molor 2,5 Jam, Sejumlah Anggota Dewan Tak Tercatat Hadir

Senin, 02 November 2026 | 11:25:18 WIB

SITUBONDO – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Situbondo yang membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (raperda), termasuk APBD 2027, molor hampir 2,5 jam dari jadwal. Sejumlah anggota dewan bahkan tidak tercatat hadir dalam daftar absensi saat rapat dimulai, Senin (2/11/2026).

Rapat yang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB tersebut baru dimulai sekitar pukul 11.42 WIB. Keterlambatan itu terjadi lantaran pimpinan dewan masih menunggu jumlah peserta memenuhi ketentuan kuorum.

Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi mengakui, agenda paripurna kali ini membutuhkan kuorum dua pertiga dari total anggota dewan karena membahas APBD dan peraturan daerah.

"Pada kesempatan tadi, agenda paripurna membahas mengenai APBD dan Perda yang memerlukan kuorum sebesar 2/3," kata Mahbub saat ditemui di ruang kerjanya.

Mahbub menegaskan, agenda rapat telah ditetapkan melalui keputusan Badan Musyawarah (Bamus). Undangan tertulis juga telah disampaikan kepada seluruh anggota DPRD.

"Kita mengagendakan paripurna sesuai keputusan rapat badan musyawarah, undangan tertulis telah disampaikan kepada seluruh dewan," ujarnya.

Meski demikian, keterlambatan rapat yang berkaitan dengan pemenuhan kuorum tersebut menjadi perhatian pimpinan DPRD. Mahbub menyebut, tingkat kehadiran anggota akan menjadi bahan evaluasi.

"Nantinya, tingkat kehadiran tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing personal anggota terkait kehadiran dalam rapat-rapat paripurna," tegasnya.

Nama-nama Tak Tercatat dalam Absensi

Berdasarkan daftar absensi yang diperoleh redaksi Arahpena saat rapat paripurna baru dimulai, sejumlah anggota DPRD dari beberapa fraksi tidak tercatat menandatangani daftar hadir.

Di Fraksi PDI Perjuangan, Andi Handoko, Rudi Afianto, dan Ningsih tercatat dengan kode "i", sementara Riskiyah Nurfadilah dan Supoyo tercatat hadir.

Di Fraksi Gerakan Indonesia Maju (GIM), lima anggota tidak tercatat menandatangani daftar hadir, yakni Andrian Oktadiansyah, Hadi Budi Prasetya, Afif Reza Rimunda, Zaidani, dan Rozan Fatih Figurrahman Hafid.

Sementara itu, Hambali, Djaenur Ridho, dan Samsi Ika Sari tercatat hadir.

Fraksi Persatuan Pembangunan juga mencatat sejumlah nama tanpa tanda tangan absensi. Mereka adalah Arifin, Umi Maslahah, dan Nuril Hashina.

Adapun anggota yang tercatat hadir di antaranya H. Abd. Rahman, Muhammad Hasan Illyin, Irma Noervadila, H. Faisol/Abd. Syakur Jalil, Sofwan Hadi, dan H. M. Faisol.

Di Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Johantono dan Zulfikar Purnama Rahman tidak tercatat menandatangani daftar hadir. Selebihnya, 11 anggota fraksi tersebut tercatat hadir, termasuk Ketua DPRD Mahbub Junaidi.

Untuk Fraksi Golkar dan Fraksi DNS, redaksi tidak memperoleh salinan daftar absensi. Namun, berdasarkan pantauan di ruang rapat, sejumlah anggota kedua fraksi terpantau hadir.

Anggota Fraksi Golkar yang terpantau hadir di antaranya Rachmad, Heroe Soegihartono, Siswo Pranoto, Syaifullah, dan Tumyani.

Sedangkan dari Fraksi DNS, Janur Sasra, H. Ahmad Zuhri Noer Wahyudi, dan Yogi Pratama terpantau hadir. Sementara itu, data kehadiran Toton Beni Martono dan Ahmad Muhlisin belum diperoleh.[]

Terkini