SITUBONDO -- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyebut akses pembiayaan menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu contohnya adalah Warung Soto H. Fauzi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang kini mencatat omzet rata-rata Rp15 juta per hari dan mempekerjakan 22 orang.
Perkembangan usaha kuliner yang berdiri sejak 1960 tersebut disampaikan BRI Kantor Cabang Situbondo pada Kamis (16/7/2026).
Pemimpin Cabang BRI Situbondo Ary Juwono mengatakan Warung Soto H. Fauzi merupakan contoh UMKM yang mampu meningkatkan kapasitas usaha setelah memanfaatkan akses pembiayaan dari BRI.
"BRI percaya bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah. Warung Soto H. Fauzi menjadi contoh nyata bagaimana akses pembiayaan yang tepat dapat mendorong pelaku usaha untuk terus berkembang, membuka lapangan pekerjaan, serta menjaga keberlangsungan usaha yang telah diwariskan lintas generasi," kata Ary.
Menurut Ary, BRI tidak hanya menyediakan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi juga memberikan pendampingan serta layanan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas skala bisnis.
“Kami terus berkomitmen mendukung UMKM dengan akses pembiayaan dan pendampingan,” tegasnya.
Warung Soto H. Fauzi mulai memanfaatkan fasilitas KUR BRI pada 2015. Dua tahun kemudian, usaha tersebut memperoleh pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sebesar Rp50 juta.
Saat ini, Warung Soto H. Fauzi tercatat sebagai nasabah KUR BRI dengan plafon pembiayaan mencapai Rp200 juta.
Usaha yang kini dikelola Munawaroh, generasi keempat keluarga pendiri, juga memperluas jaringan bisnis dengan membuka cabang di Jalan Ahmad Yani, Situbondo, pada 2005. Hingga kini, usaha tersebut tetap mempertahankan cita rasa khas yang telah diwariskan selama lebih dari enam dekade.
Di sisi lain, Munawaroh mengatakan pembiayaan dari BRI dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja, meningkatkan kapasitas produksi, serta menambah fasilitas usaha.
"Sejak menjadi nasabah BRI, kami terus menjaga kualitas cita rasa yang telah diwariskan keluarga sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan," ujarnya.
Ia menambahkan perkembangan usaha yang diraih turut memberikan dampak bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja.
"Kami bersyukur usaha ini dapat terus berkembang dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ke depan kami berkomitmen menjaga kualitas produk dan pelayanan agar tetap menjadi salah satu ikon kuliner khas Situbondo," kata Munawaroh.[]