Menengok Perusahaan Lokal Jember Yang Pro Pangan

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:16:14 WIB
Salah satu moment, di mana pabrik penggilingan padinya yang modern, dikunjungi Komandan Kodim 0824 Jember.

Didirikan oleh pengusaha muda putra daerah Jember,  PT. Abadi Langgeng Gemilang, berhasil menjadi salah satu perusahaan penggilingan padi dan distributor beras terbesar di wilayah Jember Selatan. Tepatnya berada di Dusun Krajan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Jember.

Perusahaan yang dipimpin Thomas Tantra Hardiyanto, itu pun melejit karena kredibilitasnya,  yang mengedepankan kualitas produk pangan. Tak mengherankan pada akhirnya, Bulog Kantor Cabang Jember menggandengnya sebagai salah satu mitra strategis, yang ikut menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, mewujudkan Indonesia Kedaulatan Pangan. 

Perlu diketahui, Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur, menjadi yang terbaik di Indonesia. Sementara Bulog Kantor Cabang Jember, terbaik di Jawa Timur dengan capaian 98.000 ton gabah dan beras pada akhir Februari 2026. Kondisi tersebut sudah menjamin ketahanan pangan daerah tetap aman hingga akhir 2027.

Kesuksesan Bulog Jatim dan Jember tersebut, tak lepas dari dukungan perusahaan penggilingan dan pergudangan gabah dan beras, yang berkomitmen menjadi mitra strategisnya. “Kami bersyukur, perusahaan kami PT. Abadi Langgeng Gemilang, dipercaya Bulog dan dinilai terbaik oleh mereka,” tutur Eko Prasetyo, Kepala Operasional PT. Abadi Langgeng Gemilang, Jumat (3/6/2026).

Tentu untuk menunjang performa yang optimal, agar puluhan ribu ton gabah dan beras milik petani yang sudah dibeli Bulog bisa tertampung dengan baik, pihak perusahaan pun melakukan penambahan bangunan gudang baru di wilayahnya tersebut. “Karena berhasil menyerap gabah petani dengan jumlah besar, penambahan gudang baru pun kami bangun di area gudang lama,” ujarnya.

Sebagai perusahaan yang digawangi para pengusaha muda asal Jember, tentu PT. Abadi Langgeng Gemilang berkomitmen taat azas dan aturan yang berlaku. Saat melakukan pengembangan bangunan pergudangan, pihaknya pun mengurus segala perizinannya. Tak terkecuali rekomendasi Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD). “Kami berkomitmen menyukseskan program pemerintah. Tentu saat membangun gudang baru, segala persyaratan izinnya pun kami proses sesuai prosedur,” jelas pengusaha muda asal Tanggul tersebut.

Kepada awak media, Eko meminta dukungan agar perusahaannya bersama pemerintah, mampu mewujudkan cita-cita luhur bangsa untuk Indonesia Berdaulat Pangan. “Sampai petani bisa menjadi tuan di negerinya sendiri,” pungkasnya. (*)

Terkini